Layanan :

0804-100-4000 (Call Center)

+62 81-546-506-000

Waktu Terbaik Sedekah Menurut Rasulullah SAW

Sedekah merupakan salah satu amalan bernilai pahala yang besar dan berlipat ganda di sisi Allah SWT. Karena hal itu pula, sampai-sampai jika jenazah diberi kesempatan untuk hidup kembali, maka amalan yang paling ingin dilakukannya adalah bersedekah. Seridaknya ada 4 waktu terbaik untuk bersedekah, yaitu dalam kondisi sehat, kondisi ingin kaya raya, kondisi khawatir ekonomi terpuruk, dan sebelum ajal menjemput.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqun: 10)

Maka dari itu, surah tersebut menjadi peringatan bagi kita, bahwa jangan sampai nanti kita menyesal saat nafas sudah terenggut dan tak ada lagi kesempatan untuk meraih pahala yang bernilai dari sedekah.

Adapun, bersedekah juga memiliki keutamaan dari sisi pemilihan waktunya. Jika seorang muslim menyengaja bersedekah di waktu-waktu tersebut, maka amalan sedekahnya menjadi lebih berat dan bernilai.

Seorang pria mendatangi Rasulullah dan bertanya: “Wahai Rasulullah, sedekah yang bagaimanakah yang paling afdhol?”

Maka beliau menjawab: “Kamu bersedekah saat sehat, kikir, takut miskin dan kamu berangan-angan untuk menjadi hartawan yang kaya raya. Dan janganlah kamu lalai hingga nyawamu sampai di tenggorokan dan barulah kamu bagi-bagikan sedekahmu, ini untuk si Fulan dan ini untuk Fulan. Dan ingatlah (pada saat di ujung nyawa seperti itu), harta memang untuk si Fulan (yakni akan diwarisinya). “ (Shahih Muslim, no: 1713)

Pada hadis tersebut dapat diambil kesimpulan, bahwa terdapat empat waktu terbaik untuk bersedekah bagi umat Islam:

1. Bersedekah dalam kondisi raga yang sehat

Seseorang yang dalam kondisi sehat, memiliki keluangan untuk melakukan banyak hal dan sedang sangat berambisi mengejar keuntungan duniawi, sangat dianjurkan untuk bersedekah. Biasanya, mereka adalah dari golongan anak muda dan masih berambisi untuk meraih cita-cita masa depan yang gemilang. Rasulullah SAW bersabda:

“Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu karenanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR Bukhari).

Dalam keadaan seperti ini, biasanya seseorang akan merasa sangat sulit dan malas mengeluarkan hartanya untuk bersedekah. Karena pada masa tersebut, harta dan tenaganya akan ia curahkan untuk mengejar kesuksesan duniawi.

Oleh karena itu, bersedekah dalam kondisi tersebut membutuhkan keikhlasan dalam beramal, yang hanya mengharap ridho Allah SWT, bukan untuk mendapat imbalan dari apa yang disedekahkan. Sedekah dari kita yang sehat bisa juga disalurkan untuk mereka yang sakit dan sangat memerlukan tambahan biaya.

2. Bersedekah dalam keadaan sangat ingin menjadi kaya

Waktu terbaik bersedekah yang kedua adalah ketika dalam keadaan sangat ingin menjadi kaya. Kondisi ini bisa membuat seorang muslim menjadi pelit atau kikir dalam membelanjakan hartanya. Ia sedang mengejar kekayaan dan membutuhkan sejumlah harta untuk mencapai targetnya.

Melalui anjuran ini, Rasulullah SAW juga ingin menggambarkan bahwa orang yang dalam keadaan tidak ingin menjadi kaya berarti sedekahnya kurang bernilai dibandingkan orang yang dalam keadaan berambisi menjadi kaya.
Orang yang ingin menjadi kaya lalu ia bersedekah maka ia merupakan bagian dari orang yang tidak ingin menikmati kekayaan untuk dirinya sendiri, namun juga berbagi dengan orang lain yang membutuhkan. Ia juga akan terhindar dari sifat tamak seperti halnya Qarun dan juga kisah raja-raja tamak lainnya yang Allah hinakan akhir hidupnya.

3. Bersedekah dalam keadaan sangat khawatir miskin

Waktu yang ketiga yaitu saat si pemberi sedekah berada dalam kondisi sangat khawatir menjadi miskin. Kondisi ini bisa terjadi karena orang tersebut mungkin sedang dihadapkan pada hutang, mengalami PHK atau kerugian dalam bisnisnya.

Namun, bagi kaum beriman walaupun perasaan yang demikian menghinggapinya ia tidak pernah ragu untuk bersedekah. Hal ini menjadi wujud bahwa orang tersebut senantiasa bertawakal kepada Allah dalam keadaan apapun.

Ia menyadari bahwa jika Allah menghendaki maka ia bisa saja jadi miskin atau kaya dalam sekejap. Orang yang seperti ini sudah menjadikan sedekah sebagai salah satu karakter penting di dalam keseluruhan sifat dirinya. Persis gambarannya seperti orang bertaqwa di dalam Al-Qur’an:

”… yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.” (QS Ali Imran ayat 133-134).

Di sekitar kita, masih banyak saudara seiman yang kelaparan dan kondisinya jauh lebih memprihatinkan dari kita. Dengan rutin sedekah, kita bisa membentangkan kepedulian kita lebih jauh dan luas manfaatnya.

 

4. Bersedekah dalam kondisi tidak menjelang kematian

Waktu terbaik untuk sedekah yang terakhir adalah tidak dalam keadaan menjelang kematian. Dalam kondisi terdesak seperti menjelang ajal, bisa jadi seseorang baru merasa terdorong untuk sedekah karena mengharapkan keselamatan di alam barzah.

Rasulullah SAW sangat mewanti-wanti umatnya jangan sampai baru ingin bersedekah ketika ajal sudah dekat. Karena hal yang demikian ini bukan lagi dikatakan sedekah melainkan harta waris.

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian.” (QS. Al Munafiqun: 10).

Jangan tunggu sakit-sakitan dan sekarat baru sadar bersedekah. Bahkan, belum tentu kita masih ingat sedekah dalam kondisi tersebut. Itulah sebabnya Rasulullah lebih menghargai orang yang masih muda dan sehat untuk bersedekah dari pada orang yang sudah tua dan menjelang ajal baru berpikir untuk bersedekah.

Inilah empat waktu terbaik untuk bersedekah. Semoga dengan membaca ini, kita lebih sadar untuk memilih waktu terbaik untuk sedekah, agar kita meraih berkah yang berlimpah dari sedekah kita dan meraih keridhoan Allah SWT, karena telah mengikuti teladan Rasulullah SAW.

Yuk, bikin sedekahmu berdampak untuk para penerima manfaat. Sedekah di Dompet Dhuafa, mudah dan amanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Jaga Hidayah di Pesisir Batam, Dompet Dhuafa Kepri adakan Pembinaan Rutin untuk Mualaf melalui Program PEMULIA

    Jaga Hidayah di Pesisir Batam, Dompet Dhuafa Kepri adakan Pembinaan Rutin untuk Mualaf melalui Program PEMULIA

    BATAM, KEPULAUAN RIAU – Dompet Dhuafa Kepulauan Riau (Kepri) terus…

  • Ekonomi Tengah Sulit, Kurban ke Pelosok Makin Dibutuhkan

    Ekonomi Tengah Sulit, Kurban ke Pelosok Makin Dibutuhkan

    Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, banyak orang…

  • Sekotak Kebahagiaan Kado Yatim di Bulan Ramadan yang Penuh Kemuliaan

    Sekotak Kebahagiaan Kado Yatim di Bulan Ramadan yang Penuh Kemuliaan

    BEKASI, JAWA BARAT — Saat Ramadan, kehangatan hadir dalam kebersamaan dengan…

  • 20 Ribu Liter Air Bersih dan Paket Makanan dari Donatur Dompet Dhuafa Sampai ke Warga Palestina di Pekan Pertama Ramadan 1447 H

    20 Ribu Liter Air Bersih dan Paket Makanan dari Donatur Dompet Dhuafa Sampai ke Warga Palestina di Pekan Pertama Ramadan 1447 H

    KHAN YOUNIS, PALESTINA — Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh…

  • Perkuat Transparansi dan Kolaborasi, Dompet Dhuafa Silaturahmi ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf

    Perkuat Transparansi dan Kolaborasi, Dompet Dhuafa Silaturahmi ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf

    ACEH — Dompet Dhuafa berkesempatan melaporkan langsung kinerja penanganan dan pemulihan…

  • Jaga Pendidikan Anak-Anak Penyintas Bencana, Dompet Dhuafa Renovasi Sejumlah Sekolah di Sumatra

    Jaga Pendidikan Anak-Anak Penyintas Bencana, Dompet Dhuafa Renovasi Sejumlah Sekolah di Sumatra

    PIDIE JAYA, ACEH — Hantaman banjir turut meluluhlantakkan bangunan sekolah di…

  • Bantu Pulihkan Transportasi Warga Tapanuli Tengah, Dompet Dhuafa Gelar Servis Motor Gratis

    Bantu Pulihkan Transportasi Warga Tapanuli Tengah, Dompet Dhuafa Gelar Servis Motor Gratis

    TAPANULI TENGAH, SUMATRA UTARA — Merespons kondisi pascabencana banjir bandang Sumatra,…

  • Dompet Dhuafa Kirim 11 Truk Kemanusiaan, Total isi Bantuan 75 Ton Untuk Penyintas Bencana Sumatera

    Dompet Dhuafa Kirim 11 Truk Kemanusiaan, Total isi Bantuan 75 Ton Untuk Penyintas Bencana Sumatera

    Pekanbaru – Dompet Dhuafa melalui gabungan cabang dari berbagai daerah…

  • Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Susur Sungai ke Aceh Tamiang, Perkuat Intervensi Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang

    Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Susur Sungai ke Aceh Tamiang, Perkuat Intervensi Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang

    TAMIANG, ACEH — Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini tiba di…