Layanan :

0804-100-4000 (Call Center)

+62 81-546-506-000

Ambulans Dompet Dhuafa Evakuasi Korban yang Berjatuhan di Gaza Utara

PALESTINA – Seorang relawan mitra kemanusiaan Dompet Dhuafa di Palestina menggambarkan sikap tegar mereka. Melalui video singkat yang dikirimkan kepada Dompet Dhuafa pada Jumat (22/08/2025), ia mengatakan, “Semalam, sebuah tenda dibom, tiga anak, ibu, dan ayah mereka tewas. Pagi harinya, sebuah sekolah di Abu Iskandar Sheikh Radwan dibantai. Sekitar 12 syahid dan 40 luka-luka. Ambulans Dompet Dhuafa turun untuk evakuasi.”

Jalur Gaza, khususnya di wilayah utara, berada di ambang krisis kemanusiaan yang luar biasa parah. Ancaman pendudukan penuh oleh Zionis Israel mendorong situasi ke titik kritis. Di tengah kondisi ini, layanan ambulans dari Dompet Dhuafa tetap aktif setiap hari untuk mengevakuasi korban, baik yang terluka maupun yang meninggal.

Fasilitas kesehatan di Gaza, seperti Hamad Hospital, Al-Shifa, rumah sakit lapangan di Al-Saraya, Baptist Hospital, dan Al-Quds Hospital di Tel Al-Hawa, hampir mencapai titik kolaps. Menumpuknya korban dan keterbatasan ruang menjadikan evakuasi semakin mendesak dan berbahaya.

Relawan itu kemudian menyampaikan terima kasih mendalam kepada masyarakat Indonesia atas kendaraan ambulans yang telah banyak menyelamatkan nyawa. Kepercayaan masyarakat Indonesia nyata hadir dan aktif setiap saat kepada masyarakat Gaza yang dilanda nestapa.

“Terima kasih Dompet Dhuafa, kendaraan ambulans ini benar-benar menyelamatkan nyawa. Kepercayaan Anda nyata hadir dan aktif setiap saat. Salam dari hati Gaza yang dilanda nestapa, untuk pimpinan dan masyarakat Indonesia yang selalu mendukung,” lanjutnya.

Sementara itu, Yeni Purnamasari, Koordinator Respon Kemanusiaan Palestina Dompet Dhuafa, menegaskan urgensi operasi ambulans tersebut. Ia menegaskan bahwa Dompet Dhuafa akan terus hadir bagi masyarakat Palestina yang kini tengah dilanda kekerasan kemanusiaan. Ambulans ini adalah salah satu bentuk nyata kehadiran masyarakat Indonesia.

“Ambulans Dompet Dhuafa terus bekerja menyelamatkan nyawa. Di tengah dentuman bom dan ancaman kematian, para relawan tetap menjemput korban hingga ke titik paling berbahaya. Ini sebagai wujud kepedulian masyarakat Indonesia untuk terus hadir di Gaza,” ucapnya.

Yeni menambahkan, ancaman pendudukan penuh hanya akan memperparah kondisi distribusi bantuan. Ia khawatir, ini akan menutup akses bantuan lebih luas. Kehadiran ambulans dan dukungan dari masyarakat Indonesia menjadi vital agar harapan hidup tetap ada.

Situasi saat ini menunjukkan angka korban yang mengerikan. Menurut data Gaza Health Ministry (hingga Juni–Juli 2025), lebih dari 60.000 warga Palestina telah tewas, dan korban luka lebih dari 146.000 jiwa. 

Sementara itu, Studi independen (Nature, 27 Juni 2025) memperkirakan jumlah korban tewas mencapai 84.000 jiwa antara Oktober 2023 hingga awal Januari 2025, dengan mayoritas korban dari kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia. (https://www.nature.com/)

Angka-angka ini memperlihatkan bahwa konflik telah menyebabkan penderitaan yang meluas, dengan dampak mendalam bagi masyarakat sipil, termasuk ribuan anak yatim, ibu yang kehilangan keluarga, serta warga yang terluka parah.

Ayo terus doakan dan dukung operasi kemanusiaan ini melalui https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/palestina. Agar ambulans tetap berjalan, nyawa tetap dapat diselamatkan, dan harapan tetap terjaga meski Gaza berada di tengah kekerasan yang semakin intens. (Dompet Dhuafa)

Teks dan Foto : Riza Muthohar
Penyunting : Dhika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Jaga Hidayah di Pesisir Batam, Dompet Dhuafa Kepri adakan Pembinaan Rutin untuk Mualaf melalui Program PEMULIA

    Jaga Hidayah di Pesisir Batam, Dompet Dhuafa Kepri adakan Pembinaan Rutin untuk Mualaf melalui Program PEMULIA

    BATAM, KEPULAUAN RIAU – Dompet Dhuafa Kepulauan Riau (Kepri) terus…

  • Ekonomi Tengah Sulit, Kurban ke Pelosok Makin Dibutuhkan

    Ekonomi Tengah Sulit, Kurban ke Pelosok Makin Dibutuhkan

    Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, banyak orang…

  • Sekotak Kebahagiaan Kado Yatim di Bulan Ramadan yang Penuh Kemuliaan

    Sekotak Kebahagiaan Kado Yatim di Bulan Ramadan yang Penuh Kemuliaan

    BEKASI, JAWA BARAT — Saat Ramadan, kehangatan hadir dalam kebersamaan dengan…

  • 20 Ribu Liter Air Bersih dan Paket Makanan dari Donatur Dompet Dhuafa Sampai ke Warga Palestina di Pekan Pertama Ramadan 1447 H

    20 Ribu Liter Air Bersih dan Paket Makanan dari Donatur Dompet Dhuafa Sampai ke Warga Palestina di Pekan Pertama Ramadan 1447 H

    KHAN YOUNIS, PALESTINA — Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh…

  • Perkuat Transparansi dan Kolaborasi, Dompet Dhuafa Silaturahmi ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf

    Perkuat Transparansi dan Kolaborasi, Dompet Dhuafa Silaturahmi ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf

    ACEH — Dompet Dhuafa berkesempatan melaporkan langsung kinerja penanganan dan pemulihan…

  • Jaga Pendidikan Anak-Anak Penyintas Bencana, Dompet Dhuafa Renovasi Sejumlah Sekolah di Sumatra

    Jaga Pendidikan Anak-Anak Penyintas Bencana, Dompet Dhuafa Renovasi Sejumlah Sekolah di Sumatra

    PIDIE JAYA, ACEH — Hantaman banjir turut meluluhlantakkan bangunan sekolah di…

  • Bantu Pulihkan Transportasi Warga Tapanuli Tengah, Dompet Dhuafa Gelar Servis Motor Gratis

    Bantu Pulihkan Transportasi Warga Tapanuli Tengah, Dompet Dhuafa Gelar Servis Motor Gratis

    TAPANULI TENGAH, SUMATRA UTARA — Merespons kondisi pascabencana banjir bandang Sumatra,…

  • Dompet Dhuafa Kirim 11 Truk Kemanusiaan, Total isi Bantuan 75 Ton Untuk Penyintas Bencana Sumatera

    Dompet Dhuafa Kirim 11 Truk Kemanusiaan, Total isi Bantuan 75 Ton Untuk Penyintas Bencana Sumatera

    Pekanbaru – Dompet Dhuafa melalui gabungan cabang dari berbagai daerah…

  • Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Susur Sungai ke Aceh Tamiang, Perkuat Intervensi Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang

    Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Susur Sungai ke Aceh Tamiang, Perkuat Intervensi Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang

    TAMIANG, ACEH — Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini tiba di…