Layanan :

0804-100-4000 (Call Center)

kepri@dompetdhuafa.org

+62 81-546-506-000

Kurban Asik Tanpa Sampah Plastik

Setiap datangnya Iduladha, suasana di banyak tempat jadi terasa lebih hidup. Masjid-masjid ramai, aroma sate dan gulai menguar dari dapur-dapur. Dan tentu saja, antusiasme masyarakat menyambut momen berbagi daging kurban terasa di mana-mana.

Iduladha memang bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tapi tentang memperkuat solidaritas, menebar kebaikan, dan menyentuh mereka yang mungkin jarang mencicipi daging. Namun, di balik semua euforia dan semangat berbagi ini, ada satu sisi lain yang sering luput dari perhatian, yaitu masalah sampah plastik.

Tanpa kita sadari, setiap momen kurban menghasilkan ribuan ton sampah plastik sekali pakai. Kantong plastik menjadi benda yang hampir tak terpisahkan dari proses distribusi daging. Praktis? Iya. Tapi sayangnya, dampak lingkungannya sangat serius.

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2024, diperkirakan sekitar 5.000 ton sampah plastik dihasilkan selama tiga hari pelaksanaan Iduladha di Indonesia. Namun yang lebih menyedihkan lagi, sekitar 90% dari sampah itu tidak bisa didaur ulang. Artinya, akan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), mencemari sungai, laut, atau bahkan dibakar dan mencemari udara.

Sangat miris, momen ibadah yang penuh berkah ini justru menyisakan jejak kerusakan alam jika tidak disikapi dengan bijak. Padahal, Iduladha adalah momentum spiritual yang sangat mulia. Ini bukan sekadar soal menyembelih hewan, tapi juga tentang bagaimana kita menghadirkan keberkahan bagi sesama dan semesta. Maka, sudah seharusnya nilai-nilai kepedulian itu juga merambah ke kepedulian terhadap lingkungan.

Jika setiap kantong plastik yang digunakan saat kurban butuh ratusan tahun untuk terurai, maka satu momen kurban bisa berdampak sangat panjang terhadap generasi mendatang, jika tak dimulai dengan perubahan sejak sekarang.

Berangkat dari keprihatinan ini, Dompet Dhuafa sejak lama telah melakukan ikhtiar dalam menangani isu sampah plastik di momen Iduladha. Lewat Program Tebar Hewan Kurban (THK) yang sudah berlangsung sejak 1994, Dompet Dhuafa tidak hanya fokus pada pemerataan distribusi hewan kurban hingga pelosok negeri, tapi juga mengusung semangat kurban yang lebih ramah lingkungan.

Kampanye Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik digaungkan oleh para relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) di seluruh penjuru Nusantara. Gerakan ini hadir sebagai upaya untuk mengurangi, bahkan menghapus, ketergantungan pada kantong plastik dalam pembagian daging kurban

Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

Lalu, gimana sih caranya membagikan daging kurban tanpa plastik? Ternyata juga mudah. Justru bisa menjadi ajang edukasi yang menyenangkan bagi masyarakat.

1. Menggunakan Wadah yang Bisa Dipakai Ulang

Ini adalah cara paling sederhana. Misalnya dengan menggunakan kotak makan atau kontainer, ember, baskom, toples makanan, atau plastik tebal yang bisa dicuci dan digunakan kembali.

2. Memakai Wadah Alami Sesuai Kearifan Lokal

Indonesia kaya dengan bahan-bahan alami yang bisa dimanfaatkan sebagai pembungkus daging. Beberapa contohnya adalah besek (anyaman bambu) yang umum ditemukan di Pulau Jawa. Ada juga kamdada (anyaman daun kelapa) khas dari Maluku Tenggara. Juga keleka (dari rotan) yang biasa digunakan di Nusa Tenggara Timur. Atau yang paling praktis adalah daun-daunan lebar seperti daun pisang, daun jati, daun talas, atau daun-daun lainnya yang cukup lebar untuk membungkus beberapa kilogram daging.

Wadah alami ini bukan cuma ramah lingkungan, tapi juga unik dan memperkuat budaya lokal. Setelah digunakan, kemasan-kemasan ini bisa langsung dikomposkan dan tidak menimbulkan masalah sampah.

Kalau di suatu wilayah memang tidak memungkinkan memakai wadah lokal, tim THK tetap mencari alternatif dari bahan alam yang ada. Intinya, bukan soal mewah atau ribet, tapi soal niat baik untuk menjaga bumi.

Untuk menguatkan kampanye Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik, sejak 2021, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Gerakan ini tidak hanya dijalankan oleh Dompet Dhuafa sendiri, tetapi juga melibatkan pihak-pihak lainnya, seperti komunitas lokal, brand atau perusahaan mitra, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Begitulah momen Iduladha seharusnya menjadi waktu untuk mempererat hubungan kita dengan Tuhan, dengan sesama, dan juga dengan alam. Maka, jangan sampai kebaikan yang kita niatkan justru menyisakan masalah baru untuk bumi. Kurban se-ngaruh itu, berkurban sekarang melalui digital.dompetdhuafa.org/kurban/pelosok <<<

Teks dan foto: Riza Muthohar
Penyunting: Dhika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Jaga Pendidikan Anak-Anak Penyintas Bencana, Dompet Dhuafa Renovasi Sejumlah Sekolah di Sumatra

    Jaga Pendidikan Anak-Anak Penyintas Bencana, Dompet Dhuafa Renovasi Sejumlah Sekolah di Sumatra

    PIDIE JAYA, ACEH — Hantaman banjir turut meluluhlantakkan bangunan sekolah di…

  • Bantu Pulihkan Transportasi Warga Tapanuli Tengah, Dompet Dhuafa Gelar Servis Motor Gratis

    Bantu Pulihkan Transportasi Warga Tapanuli Tengah, Dompet Dhuafa Gelar Servis Motor Gratis

    TAPANULI TENGAH, SUMATRA UTARA — Merespons kondisi pascabencana banjir bandang Sumatra,…

  • Dompet Dhuafa Kirim 11 Truk Kemanusiaan, Total isi Bantuan 75 Ton Untuk Penyintas Bencana Sumatera

    Dompet Dhuafa Kirim 11 Truk Kemanusiaan, Total isi Bantuan 75 Ton Untuk Penyintas Bencana Sumatera

    Pekanbaru – Dompet Dhuafa melalui gabungan cabang dari berbagai daerah…

  • Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Susur Sungai ke Aceh Tamiang, Perkuat Intervensi Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang

    Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Susur Sungai ke Aceh Tamiang, Perkuat Intervensi Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang

    TAMIANG, ACEH — Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini tiba di…

  • Pos Hangat Hadir Lengkapi Kebutuhan Pangan Pengungsi di Meunasah Kapa, Bireuen – Aceh

    Pos Hangat Hadir Lengkapi Kebutuhan Pangan Pengungsi di Meunasah Kapa, Bireuen – Aceh

    ACEH — Setelah beberapa kali menyalurkan pasokan bahan pangan untuk kebutuhan…

  • Lampu Tenaga Surya Jadi Sumber Terang di Tengah Kondisi Darurat di Sumatera Utara

    Lampu Tenaga Surya Jadi Sumber Terang di Tengah Kondisi Darurat di Sumatera Utara

    SUMATRA UTARA — Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC)…

  • Distribusi Al Qur’an Braille, untuk Saudara Tunanetra belajar Al Qur’an

    Distribusi Al Qur’an Braille, untuk Saudara Tunanetra belajar Al Qur’an

    Bapak Ma’arif (56), warga Desa Manyar, Gresik, Jawa Timur, telah…

  • Dompet Dhuafa Bantu Penanganan Banjir di Sumatra

    Dompet Dhuafa Bantu Penanganan Banjir di Sumatra

    PADANG PARIAMAN, SUMATRA BARAT — Dompet Dhuafa melalui Cabang Singgalang dan…

  • Edukasi Mitigasi Bencana di Natuna, Dompet Dhuafa Kepri Gelar Pelatihan Relawan Bencana

    Edukasi Mitigasi Bencana di Natuna, Dompet Dhuafa Kepri Gelar Pelatihan Relawan Bencana

    Natuna, 16 November 2025 – Sebagai bentuk komitmen dalam membangun…