Layanan :

0804-100-4000 (Call Center)

kepri@dompetdhuafa.org

+62 81-546-506-000

Pos Hangat Hadir Lengkapi Kebutuhan Pangan Pengungsi di Meunasah Kapa, Bireuen – Aceh

ACEH — Setelah beberapa kali menyalurkan pasokan bahan pangan untuk kebutuhan dapur umum, Dompet Dhuafa kini menghadirkan layanan tambahan berupa Pos Hangat di Meunasah Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Rabu (10/12/2025). Lokasi ini menjadi titik pengungsian utama bagi seluruh warga Gampong Kapa yang terdampak banjir bandang dan luapan lumpur dari Krueng Peusangan.

Sebanyak 127 kepala keluarga (407 jiwa) saat ini masih bertahan di Meunasah Kapa. Keuchik Gampong Kapa menjelaskan bahwa seluruh warga desanya terdampak banjir, mengingat wilayah tersebut berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menjadi jalur utama luapan air. Tidak hanya rumah warga yang rusak dan terendam lumpur, fasilitas umum seperti balai gampong, madrasah, akses jalan, hingga jembatan juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Memasuki hari ke-14 pascabencana, sebagian besar warga masih belum dapat kembali menempati rumah mereka. Beberapa warga saja yang sudah mulai menempati rumah. Karena itu, Meunasah Kapa menjadi pusat seluruh aktivitas, mulai dari pendistribusian bantuan, pengelolaan dapur umum, hingga layanan kesehatan dan informasi.

“Baru beberapa rumah yang mulai bisa ditempati, itu pun sebenarnya masih belum layak,” ungkap Keuchik.

Meski sehari-hari warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur yang mulai mengeras, mereka tetap harus kembali bermalam di Meunasah karena kondisi rumah belum aman. Keuchik menuturkan bahwa keberadaan dapur umum yang didukung oleh pasokan bahan pokok dari Dompet Dhuafa sangat membantu kebutuhan makan para penyintas. Dengan adanya manajemen dapur umum, warga dapat mengatur konsumsi harian secara teratur dan merata.

Hadirnya Pos Hangat menjadi pelengkap layanan pangan yang sebelumnya hanya berfokus pada makanan pokok tiga kali sehari. Pos ini menyediakan minuman hangat serta makanan ringan yang dibutuhkan warga untuk menjaga kondisi tubuh di tengah situasi darurat. Layanan ini juga memberikan ruang pemulihan psikologis dengan menciptakan suasana yang lebih hangat dan menenangkan bagi warga yang sedang mengungsi.

Selain pangan, kebutuhan penting lainnya yang masih sangat mendesak adalah air bersih serta alat untuk membersihkan lumpur yang menumpuk di rumah dan lingkungan warga. Tantangan ini masih menjadi fokus penanganan dalam tahap pemulihan. Sebab, makin lama lumpur bersarang, akan makin mengeras.

Adi Sumarna dari Bidang Mitigasi dan Diklat Bencana DMC Dompet Dhuafa, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendampingi warga terdampak. Dompet Dhuafa, atas dukungan para donatur, berupaya terus hadir untuk masyarakat penyintas banjir di sini. Pihanya ingin membantu agar warga dapat kembali pulih, bangkit, dan menjadi lebih kuat.

“Dompet Dhuafa dengan support dari para donatur, berusaha terus hadir untuk masyarakat penyintas. Kami ingin membantu agar masyarakat kembali pulih, bangkit, dan lebih kuat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, Dompet Dhuafa berkomitmen untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi hingga mereka bisa kembali menata kehidupan secara normal. Dompet Dhuafa mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama membantu pemulihan saudara-saudara kita di Aceh dan wilayah terdampak lainnya melalui digital.dompetdhuafa.org/donasi/siagabencana (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Riza Muthohar
Penyunting: Dhika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Zakat Akhir Tahun, Wajib Ditunaikan Sebelum Akhir Tahun

    Zakat Akhir Tahun, Wajib Ditunaikan Sebelum Akhir Tahun

    Menjelang pergantian tahun, sebagian besar orang disibukkan oleh resolusi yang…

  • Dompet Dhuafa Salurkan Air Bersih Layak Minum di Gaza

    Dompet Dhuafa Salurkan Air Bersih Layak Minum di Gaza

    GAZA, PALESTINA — Agresi dan genosida yang berlangsung selama lebih dari…

  • MTT Telkomsel dan Dompet Dhuafa Kepri Ajak Adik Yatim Belanja

    MTT Telkomsel dan Dompet Dhuafa Kepri Ajak Adik Yatim Belanja

    (Sabtu, 14 Desember 2024) MTT (Majelis Telkomsel Taqwa) melalui Dompet…

  • Harga Melambung, Investasi Emas jadi Untung? Bagaimana Zakatnya?

    Harga Melambung, Investasi Emas jadi Untung? Bagaimana Zakatnya?

    Investasi emas akhir-akhir ini sedang sangat digemari oleh sebagian besar…

  • Dompet Dhuafa Respons Cepat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

    Dompet Dhuafa Respons Cepat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

    FLORES TIMUR, NUSA TENGGARA TIMUR — Sepuluh orang meninggal dunia dan…

  • Sifat Nabi Muhammad SAW yang Paling Utama, Patut Ditiru

    Sifat Nabi Muhammad SAW yang Paling Utama, Patut Ditiru

    Jangan sampai masa kebodohan atau jahiliah kembali hadir di bumi…

  • Aplikasi Sedekah Online? Ya Dompet Dhuafa Apps.!

    Aplikasi Sedekah Online? Ya Dompet Dhuafa Apps.!

    Di era teknologi maju, sebagian besar interaksi manusia berpindah dari offline menjadi…

  • Sound of Humanity di Kepri untuk Palestina, Panji Sakti: Bagian Kebaikan yang Dijaga Tuhan

    Sound of Humanity di Kepri untuk Palestina, Panji Sakti: Bagian Kebaikan yang Dijaga Tuhan

    TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU – Konser amal Sound of Humanity (SOH)…

  • Retno Marsudi: Pentingnya Petugas Kemanusiaan di Lokasi Konflik dan Bencana

    Retno Marsudi: Pentingnya Petugas Kemanusiaan di Lokasi Konflik dan Bencana

    JAKARTA — Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, baru-baru ini mengeluarkan…