Layanan :

0804-100-4000 (Call Center)

+62 81-546-506-000

Peresmian Program Rumah Jahit Mualaf di Ponpes Manba’ul Hidayah bersama MTT Sumbagteng

BATAM, 23 Juni 2026 — Dompet Dhuafa Kepulauan Riau Kepri bersama Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Sumbagteng meresmikan Program Rumah Jahit Mualaf di Pondok Pesantren Manba’ul Hidayah, Batam, Senin (23/6). Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi para mualaf melalui pelatihan menjahit.

Peresmian ditandai dengan penyerahan bantuan berupa dua unit mesin jahit dari MTT Sumbagteng yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa Kepri. Bantuan tersebut akan digunakan untuk menunjang kegiatan pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu mualaf yang menjadi peserta binaan program.

Program Rumah Jahit Mualaf merupakan pengembangan dari Program Pemulia yang selama ini dijalankan Dompet Dhuafa Kepri. Selain pembinaan keislaman dan penguatan spiritual, program ini menghadirkan pembinaan keterampilan sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi para mualaf.

Pemilihan pelatihan menjahit didasarkan pada potensi yang dimiliki Pondok Pesantren Manba’ul Hidayah yang telah memiliki ruang jahit, namun masih mengalami keterbatasan peralatan pendukung.

Pimpinan Dompet Dhuafa Kepri, Didik Supriyanto, berharap program tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta.

“Harapannya ibu-ibu yang mengikuti pelatihan dapat menyerap ilmu yang diberikan dan mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, keterampilan ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Bahkan sangat memungkinkan untuk dikembangkan dengan pelatihan-pelatihan keterampilan lainnya,” ujarnya.

Ketua Pembinaan Mualaf Indonesia (Pemulia) Kepri, Ustaz Abdul Karim, mengapresiasi hadirnya program tersebut. Menurutnya, pembinaan mualaf tidak hanya membutuhkan penguatan aspek spiritual, tetapi juga keterampilan yang dapat mendukung kesejahteraan mereka.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik. Selain mendapatkan pembinaan rohani, para mualaf juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” katanya.

Sementara itu, pembimbing pelatihan menjahit, nyai Muawanah, mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan belajar yang telah difasilitasi secara maksimal.

“Kita belajar di sini tanpa dipungut biaya. Tinggal bagaimana ibu-ibu meluangkan waktu, menjaga semangat, dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses pembelajaran,” tuturnya.

Melalui kolaborasi antara Dompet Dhuafa Kepri dan MTT Sumbagteng, Program Rumah Jahit Mualaf diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan yang berkelanjutan. Tidak hanya sebagai tempat belajar keterampilan, tetapi juga sebagai sarana mencetak pelaku usaha dan penjahit mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Harga Melambung, Investasi Emas jadi Untung? Bagaimana Zakatnya?

    Harga Melambung, Investasi Emas jadi Untung? Bagaimana Zakatnya?

    Investasi emas akhir-akhir ini sedang sangat digemari oleh sebagian besar…

  • Dompet Dhuafa Respons Cepat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

    Dompet Dhuafa Respons Cepat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

    FLORES TIMUR, NUSA TENGGARA TIMUR — Sepuluh orang meninggal dunia dan…

  • Sifat Nabi Muhammad SAW yang Paling Utama, Patut Ditiru

    Sifat Nabi Muhammad SAW yang Paling Utama, Patut Ditiru

    Jangan sampai masa kebodohan atau jahiliah kembali hadir di bumi…

  • Aplikasi Sedekah Online? Ya Dompet Dhuafa Apps.!

    Aplikasi Sedekah Online? Ya Dompet Dhuafa Apps.!

    Di era teknologi maju, sebagian besar interaksi manusia berpindah dari offline menjadi…

  • Sound of Humanity di Kepri untuk Palestina, Panji Sakti: Bagian Kebaikan yang Dijaga Tuhan

    Sound of Humanity di Kepri untuk Palestina, Panji Sakti: Bagian Kebaikan yang Dijaga Tuhan

    TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU – Konser amal Sound of Humanity (SOH)…

  • Retno Marsudi: Pentingnya Petugas Kemanusiaan di Lokasi Konflik dan Bencana

    Retno Marsudi: Pentingnya Petugas Kemanusiaan di Lokasi Konflik dan Bencana

    JAKARTA — Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, baru-baru ini mengeluarkan…

  • Dompet Dhuafa Terus Komitmen Bangun Fasilitas Medical Point untuk Kebutuhan Masyarakat Palestina

    Dompet Dhuafa Terus Komitmen Bangun Fasilitas Medical Point untuk Kebutuhan Masyarakat Palestina

    JAKARTA – Dompet Dhuafa berkomitmen membantu kebutuhan masyarakat Palestina. Terutama…

  • Bolehkah Zakat disalurkan untuk Keluarga atau Kerabat Sendiri?

    Bolehkah Zakat disalurkan untuk Keluarga atau Kerabat Sendiri?

    Bolehkah saya menyalurkan zakat untuk keluarga sendiri? Pernah punya pertanyaan…

  • Berkah Zakat Anda, Alumni Beasiswa Dompet Dhuafa tahun 1997, Kini jadi Rektor Universitas Indonesia

    Berkah Zakat Anda, Alumni Beasiswa Dompet Dhuafa tahun 1997, Kini jadi Rektor Universitas Indonesia

    Zakat sama pentingnya dengan Sholat, karena Zakat adalah Rukun Islam…