Layanan :

0804-100-4000 (Call Center)

kepri@dompetdhuafa.org

+62 81-546-506-000

Retno Marsudi: Pentingnya Petugas Kemanusiaan di Lokasi Konflik dan Bencana

JAKARTA — Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang kuat mengecam serangan Zionis Israel terhadap petugas kemanusiaan yang melayani para pengungsi. Dalam pernyataannya, Retno menekankan bahwa tindakan Zionis Israel yang melabeli petugas kemanusiaan sebagai teroris adalah sebuah tindakan yang tidak dapat diterima.

Retno menjelaskan bahwa saat ini terdapat upaya oleh Israel untuk memberikan label teroris kepada organisasi yang bekerja untuk membantu pengungsi di Negara Palestina. Kontra daripada itu, dia kemudian menegaskan bahwa petugas kemanusiaan memiliki peran krusial dalam membantu korban konflik dan seharusnya dilindungi dari serangan, bukan sebaliknya.

“Organisasi yang melayani para pengungsi sedang dibahas di negara tersebut untuk dilabeli sebagai teroris. Aksesnya (bantuan kemanusiaan) sudah mulai dibatasi, pasti impact-nya kepada penduduk sipil,” ujar Retno pada sesi podcast Info A1 di kanal YouTube Kumparan, Senin (14/10/2024).

Insiden terbaru di UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) juga menambah keprihatinan. Seorang personel TNI yang tergabung dalam UNIFIL terluka akibat serangan Israel, menunjukkan bahwa dampak dari konflik ini meluas, tidak hanya terhadap petugas kemanusiaan, tetapi juga pasukan penjaga perdamaian PBB.

Retno menegaskan bahwa serangan terhadap petugas kemanusiaan adalah tindakan yang tidak dapat diterima. Indonesia tidak akan tinggal diam dalam menghadapi tindakan tersebut. Dia bahkan mengingatkan bahwa “Lebanon is another Gaza” dan memperingatkan agar situasi ini tidak menjadi kenormalan baru. Dalam perang, menyerang petugas kemanusiaan harus dihindari.

Pekerjaan kemanusiaan sangat penting dalam membantu mereka yang terkena dampak konflik dan bencana alam. Petugas kemanusiaan berada di garis depan untuk menyediakan dukungan yang sangat dibutuhkan, meskipun risiko yang mereka hadapi di daerah konflik sangat tinggi.

Sebagai lembaga kemanusiaan, Dompet Dhuafa, telah aktif membantu korban agresi militer Zionis Israel sejak 7 Oktober 2023, bahkan bertahun-tahun sebelumnya. Dalam menghadapi krisis ini, Dompet Dhuafa bergerak cepat dan tepat guna untuk meringankan beban saudara-saudara di Palestina.

Dompet Dhuafa telah mengoptimalkan berbagai jalur untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat dan seefektif mungkin. Mereka menjalin kemitraan dengan Pemerintah Indonesia, bekerja sama dengan jaringan mitra lokal, serta sinergi dengan Indonesia Humanitarian Alliance (IHA). Selain itu, mereka juga menerjunkan tim kemanusiaan. Sepanjang tahun terakhir, Dompet Dhuafa telah merealisasikan berbagai bentuk bantuan, termasuk pengiriman bantuan logistik, dukungan mobilitas berupa ambulans, layanan fasilitas kesehatan dan pengobatan, serta program ketahanan pangan.

Sebagaimana hasil konvensi Jenewa 1949 yang merupakan kumpulan perjanjian internasional yang mengatur perlakuan terhadap korban perang, termasuk warga sipil, tawanan perang, dan personel medis. Ini sekaligus menjadi dasar hukum bagi para petugas kemanusiaan, baik yang berasal dari organisasi kemanusiaan internasional maupun nasional.

Sejak meluasnya konflik genosida oleh Zionis Israel ke Lebanon, pemerintah Indonesia telah melakukan evakuasi sebanyak enam kloter, namun masih ada sekitar 80 WNI yang berada di Lebanon. Proses evakuasi pertama dilakukan melalui udara, dan kloter berikutnya harus melalui jalur darat, menempuh rute melalui Suriah menuju Yordania sebelum terbang ke Indonesia.

Dengan lebih dari 2.020 petugas kemanusiaan PBB yang telah kehilangan nyawa di Gaza, Retno Marsudi menyerukan perlunya perlindungan dan penghormatan terhadap pekerjaan kemanusiaan. Kita semua harus bekerja sama untuk memastikan bahwa korban konflik dan bencana alam mendapatkan bantuan yang mereka perlukan tanpa terancam oleh kekerasan. (Dompet Dhuafa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Bulan Safar, Apakah Ada Keutamaan Khusus?

    Bulan Safar, Apakah Ada Keutamaan Khusus?

    Safar merupakan bulan kedua dalam kalender hijriah setelah bulan Muharram.…

  • Kurban Pilih Jantan atau Betina?

    Kurban Pilih Jantan atau Betina?

    Kurban jantan atau betina merupakan sebuah tema pembahasan tahunan yang…

  • Dompet Dhuafa kirimkan Dai Pemberdaya ke daerah pelosok di Kota Batam

    Dompet Dhuafa kirimkan Dai Pemberdaya ke daerah pelosok di Kota Batam

    (Batam, Kepulauan Riau) Dompet Dhuafa mengirimkan Dai pemberdaya ke Dapur…

  • Sekolah Tahfidz Ekselensia Gelar PTM (Parade Tasmi dan Muhadharah) ke 2

    Sekolah Tahfidz Ekselensia Gelar PTM (Parade Tasmi dan Muhadharah) ke 2

    (Minggu, 28 Mei 2023) Sekolah Tahfidz Star Ekselensia mengadakan acara…

  • ATM Beras Dompet Dhuafa, Solusi Praktis Salurkan Kebaikan Muzaki

    ATM Beras Dompet Dhuafa, Solusi Praktis Salurkan Kebaikan Muzaki

    ATM Beras Dompet Dhuafa menjadi solusi bagi masyarakat ekonomi rendah…

  • Qadha Puasa atau Fidyah Bagi Ibu Hamil

    Qadha Puasa atau Fidyah Bagi Ibu Hamil

    Seringkali membayar fidyah menjadi alternatif untuk melunasi hutang puasa yang…

  • Waktu Terbaik Sedekah Menurut Rasulullah SAW

    Waktu Terbaik Sedekah Menurut Rasulullah SAW

    Sedekah merupakan salah satu amalan bernilai pahala yang besar dan…

  • Program Borong Gerobak Nusantara di Batam Bareng Dompet Dhuafa Kepri

    Program Borong Gerobak Nusantara di Batam Bareng Dompet Dhuafa Kepri

    (Batam) Dompet Dhuafa Kepulauan Riau melakukan aksi Borong Gerobak Nusantara…

  • Distribusi Parsel Ramadan di Tempat Pembuangan Sampah, Punggur – Batam

    Distribusi Parsel Ramadan di Tempat Pembuangan Sampah, Punggur – Batam

    (Batam) Dompet Dhuafa Kepri bersama MTT Telkomsel menyalurkan 60 Parcel…