Layanan :

0804-100-4000 (Call Center)

+62 81-546-506-000

Sedekah Mampu Naikkan Level Bahagia?

Sahabat, tahukah Anda? Sedekah tidak hanya menambah pahala ibadah dan melipatgandakan rezeki, tapi juga bisa membuat seseorang lebih bahagia.

Ada perasaan lega tak ternilai setelah seseorang bersedekah. Memberi kepada yang membutuhkan bukan hanya sebatas materi, tapi juga bisa dilakukan lewat tindakan nyata dalam berbagai kegiatan sosial.

Mengapa perasaan bahagia bisa muncul? Ternyata itu merupakan umpan balik dari sikap dermawan. Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Zurich tahun 2016 menemukan bahwa perilaku baik hati dan peduli terhadap orang lain dapat meningkatkan suatu sinyal di otak yang diikuti dengan meluapnya tingkat kebahagiaan.

Seperti yang dijelaskan dr. Rio Aditya di laman Klikdokter, sinyal yang didapat melalui pemeriksaan fMRI (functional magnetic resonance imaging) ini memperlihatkan bagian striatum ventral dan korteks orbitofrontal yang mengalami peningkatan.

Sinyal kebahagiaan yang ditunjukkan pada bagian otak tersebut dihasilkan ketika kita memberi sedekah atau kebaikan dalam bentuk lainnya. Uniknya, sinyal ini dapat anjlok drastis ketika seseorang menjadi egois dan serakah. Duh!

Sebuah temuan ilmiah lain juga menemukan bahwa responden yang menggunakan uangnya untuk membantu orang lain, memiliki tingkat kebahagiaan lebih tinggi ketimbang responden yang menggunakan uangnya hanya untuk diri sendiri.

Tak hanya itu, ada fakta menari lainnya. Peneliti menemukan bahwa dengan membuat komitmen verbal untuk bertindak lebih murah hati di masa depan, dapat mengaktifkan area tertentu di otak yang meningkatkan kebahagiaan.

Jika Sahabat merasa hidup membosankan atau datar-datar saja, mungkin sudah saatnya membiasakan diri untuk mulai memberi sedekah. Misal, cukup dilakukan dengan cara paling sederhana. Di antaranya tak lupa menyampaikan terima kasih ketika dilayani, memberikan tip kepada pramusaji, membagikan makanan gratis untuk pemulung, memberi kue dan roti kepada driver ojek online, dan sebagainya.

Rajin memberikan sedekah dengan hati ikhlas, akan membuat kita jauh lebih sehat, bahagia, dan produktif. Efeknya juga akan berpengaruh terhadap kehidupan sosial. Membuat orang lain bahagia juga salah satu perwujudan dari sedekah, kan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Berbagi Takjil Berkah di Pulau Lengkang

    Berbagi Takjil Berkah di Pulau Lengkang

    Dompet Dhuafa Kepri bersama Remaja Tadarus Masjid AL-Mukaramah membagikan 100…

  • Distribusi Bantuan Al Quran dan Alat Sholat di Pelosok Kepulauan

    Distribusi Bantuan Al Quran dan Alat Sholat di Pelosok Kepulauan

    Menjelang Ramadan 1444, Dompet Dhuafa Kepri mengupayakan untuk mendistribusikan paket-paket alat…

  • Tinggal Di Antara Bukit Sampah, Nurlia Bahagia Mendapat Paket Fidyah

    Tinggal Di Antara Bukit Sampah, Nurlia Bahagia Mendapat Paket Fidyah

    Matahari mulai sayu, perlahan ia menjauh bersembunyi di balik hulu.…

  • Apa Itu Zakat Usaha Atau Bisnis?

    Apa Itu Zakat Usaha Atau Bisnis?

    PERTANYAAN TENTANG ZAKAT USAHA ATAU BISNIS Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh Saya…

  • Dompet Dhuafa Kepri Launching Program Da’i Inspirasi Kepulauan

    Dompet Dhuafa Kepri Launching Program Da’i Inspirasi Kepulauan

    (Minggu, 20 November 2022) Dompet Dhuafa Kepulauan Riau melakukan launching…

  • Dompet Dhuafa Kepri Peringati Hari Kesehatan Nasional

    Dompet Dhuafa Kepri Peringati Hari Kesehatan Nasional

    (Sabtu, 12 November 2022) Dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional,…

  • Murid STAR Ekselensia Kunjungan Belajar ke Bengkel Pesawat

    Murid STAR Ekselensia Kunjungan Belajar ke Bengkel Pesawat

    (Senin, 07 November 2022) Sekolah Tahfidz Star Ekselensia Dompet  Dhuafa…

  • Periode Ke 2 Program Jaga Gizi Anak Pulau

    Periode Ke 2 Program Jaga Gizi Anak Pulau

    (Selasa, 11 Oktober 2022) Dompet Dhuafa Kepulauan Riau bersama Majelis…

  • Zakat Pendapatan untuk Pengusaha

    Zakat Pendapatan untuk Pengusaha

    Pertanyaan: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Bapak Ustadz, saya mau bertanya tentang…